Kamis, 19 Mei 2011

Teknik Wawancara


Wawancara (interview) adalah salah satu cara wartawan untuk mendapatkan berita besar secara eksklusif, yakni berita yang tidak bisa dimiliki oleh media lain.
Sebelum melakukan wawancara, seorang jurnalis harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya, agar wawancara berlangsung dengan baik sebagaimana yang diharapkan.
Antara lain:
1.Tentukan sasaran/topik yang akan ditanyakan. pelajari juga latar belakang dari nara sumber.
2.Pelajari sebanyak mungkin segala sesuatu yang menyangkut topic yang hendak diajukan kepada nara sumber.
3.Siapkan semua alat bantu yang dibutuhkan (buku catatan, pena, kamera, dan sebagainya).
4.Setelah menetapkan topik atau masalah yang hendak ditanyakan, kita sebaiknya menuliskan daftar pertanyaan, fakta-fakta, atau pandangan yang akan dikorek dari nara sumber.

**hub@hub@ >_^

Alat Kerja Jurnalistik


Menulis berita membutuhkan alat pembantu, agar dapat merekam peristiwa, gejala atau kejadian/fakta di lapangan . Yang biasa digunakan:
1.Kamera
Penggunan kamera di lapangan harus memperhitungkan sudut pemotretan, serta kelihaian sendiri untuk objek yang sulit/tidak mau dipotret.

2.Pena dan buku catatan
Meski sudah menggunakan tape recorder, buku catatan diperlukan untuk membantu melihat bagain-bagian penting dari rekaman, disamping catatan sulit terhapus.

3.Tape recorder
Pada waktu wawancara tape sangat membantu mempertahankan suasana akrab karena tidak terganggu dengan mencatat penyataan sumber.

4.Telepon/ Telegram/Fax/Telex
Telepon dan alat komunikasi lainnya dibutuhkan saat kita di lapangan, untuk tetap up date berita kondisi dengan nara sumber atau tempat dimana kita bekerja.

5.Alat transportasi
Pada wilayah-wilayah tertentu alat transportasi adalah kebutuhan vital. Ada kalanya seorang jurnalis membutuhkan kendaraan, bahkan menyewa untuk sampai ke sebuah tujuan peliputan.

6. Bahasa (daerah, asing atau penterjemah)
Kesulitan sering timbul jika nara sumber tidak bias berbahasa seperti bahasa yang kita kuasai, dalam hal ini dibutuhkan penterjemah.

**hub@hub@ ^0^

Bentuk Wawancara Jeh


Berdasarkan bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan, wawancara dapat dibedakan atas tujuh macam:
1.Man in the street interview
2.Casual interview
3.Personality interview
4.News interview
5.Telephone interview
6.Prepared question interview
7.Group interview

Man in the street interview
Menanyai orang-orang di jalanan, untuk mengetahui tanggapan dan pendapat khalayak terhadap peristiwa tertentu.
Orang-orang yang ditanyai/tanggapan tidak ditentukan, tetapi dipilih secara acak. Kelemahan dari wawancara jalanan ini adalah sempitnya waktu untk mengajukan pertanyaan serta untuk memberikan kejelasan. Dengan demikian reaksi yang diwawancarai akan dangkal pula, karena keterbatasan waktu.
Unti lebih amannya dari tuduhan mengada-ada sebaiknya menggunakan recorder waktu wawancara serta kamera, sebab yang diwawancarai sulit ditemukan kembali untuk re-checking.

Casual interview
Adalah wawancara yang dilakukan secara mendadak atau mendesak, atau wawancara yang dilakukan lantaran kebetulan bertemu dengan nara sumber yang relevan dengan masalah yang tengah aktual.

Personality interview
Atau wawancara mengenai pribadi seseorang yang ditokohkan. Biasanya dimuat dalam bentuk profil, tokoh siapa dan mengapa yang menonjolkan sikap dan pandangannya yang patut dijadikan contoh yang baik oleh khalayak.
Wawancara pribadi juga bisadilakukan terhadap orang yang menunjukkan keluarbiasaan, aneh dan bertingkah eksklusif.
News interview
Adalah satu bentuk wawancara yanbg paling banyak digunakan jurnalis dalam mengumpulkan fakta yang akan disiarkan, baik sebagai sumber berita, maupun untuk mendapatkan suatu konfirmasi atas fakta lainnya.
Biasanya, wawancara berita ini dilakukan untuk mendapatkan bahan berita langsung (straight news) sesuai dengan penetapan jadwal berita (news schedule).

Telepohone interview
Telephone interview adalah wawancara yang dilakukan dengan menggunakan telepon, sering digunakan untuk berita-berita yang sangat mendesak deadline. Atau yang sering kita lihat akhir-akhir ini di televisi wawancara dengan nara sumber langsung dilakukan pada saat siaran berlangsung.
Kelemahan interview ini, tidak bisa mengetahui reaksi dan mimik air muka yang diwawancarai.

Prepared question interview
Adalah wawancara yang sering digunakan mass media untuk memperoleh tanggapan dan pendapat terhadap hal-hal yang rumit, menyangkut data-data, dan menyangkut disiplin keilmuan.
Untuk jenis ini, daftar pertanyaan dipersiapkan dan ditulis terlebih dahulu kepada nara sumber atau dikirimkan melalui pos atau kurir. Saat nara sumber menjawab pertanyaan yang mewawancarai tidak perlu hadir.
Wawancara tertulis ini akan memberikan waktu yang cukup kepada nara sumber guna mempertimbangkan dan memberikan jawabannya.

Group interview
Group interview adalah wawancara antara serombongan jurnalis dengan sekelompok nara sumber, bisa juga disebut symposium.
Wawancara seperti ini biasanya dimulai dengan sejenis konferensi pers yang kemudian dilanjutkan dengan menghadirkan sekelompok sumber (ahli) dan jurnalis juga terdiri atas beberapa media.

**hub@hub@ ^0^

Apa seh Feature itu...

Menulis Feature dengan Mudah
By Juwita Wahyu Ratnawati
                                                                                  
1.      Pengertian Feature
Feature adalah sebuah “karangan khas” yang menuturkan fakta, peristiwa, atau proses disertai penjelasan riwayat terjadinya, duduk perkaranya, proses pembentukannya dan cara kerjanya. Secara singkat feature bisa kita definisikan menjadi sebuah tulisan berita “khas” (berupa fakta) yang memiliki unsur human interest (menyentuh perasaan).

1.    Ciri khas tulisan feature
1.         Mengandung Segi Human Interest
Mampu menggugah emosi, menghibur, memunculkan empati, dan keharuan serta menyentuh rasa manusiawi (human touch).
2.         Mengandung Unsur Sastra
Ditulis dengan gaya menulis fiksi namun tetap kreatif, informatif dan faktual.
Penulisan feature menggunakan bahasa yang lembut (soft). Serta feature yang baik bisa memberikan kesimpulan atau pertanyaan kepada pembaca pada akhirnya.

2.    Ciri Seorang Penulis Feature
1.         Mempunyai ketajaman dalam melihat dan memandang suatu peristiwa
2.         Menghayati suatu peristiwa
3.         Kreatif

2.      Jenis  - jenis Feature
1.      News feature
Merupakan pengembangan dari straight-news dan mengungkapkan sebuah kejadian, berikut prosesnya. 
2.      Feature Artikel
Lebih cenderung segi sastranya dan merupakan pengembangan dari berita yang tidak aktual lagi dikemas secara ringan dan menghibur.

·                     Berdasarkan tipenya
1.     Feature human interest
2.    Feature pribadi (biografi)
3.    Feature perjalanan
4.    Feature sejarah
5.    Feature petunjuk praktis (tips)

3.   Struktur Tulisan
       Pada umumnya di tulis seperti kerucut terbalik, terdiri dari :
1.      Judul (head)
2.      Teras (lead)
3.      Bridge atau jembatan antara lead dan body
4.      Tubuh tulisan (body)
5.      Penutup
Kecuali dalam fuature human interest ditulis dalam bentuk botol bertatakan dan bagian-bagiannya seperti dalam kerucut terbalik.

4.     Pantangan dalam menulis Feature 
1.    Dilarang mengurangi unsur situasi, kejadian, peristiwa atau proses apalagi sampai   
     Menghilangkanya
2.    Tidak boleh mendramatisasi penderitaan dan situasi meskipun sedikit
3.    Penulisan tidak boleh naif, harus ilmiah dan akademis
4.    Dilarang menonjolkan kehebatan penulis (pedantry/ke-sok-an) dan kurang menghargai pembaca sebagai cendekiawan

·        Jenis – jenis lead atau teras sebuah  feature
1.         Teras yang berscerita, biasa digunakan oleh para pengarang fiksi dalam cerpen atau novel
Contoh :
  Satpam Universitas Kanjuruhan malam itu bertugas seperti biasanya. Setelah mengontrol pintu utama dan belakang gedung kampus, ia duduk di posnya sambil waspada akan segala kemungkinan. Cuaca malam itu memang dingin, hujan rintik –rintik yang terjadi sejak sore, kian mendinginkan suasana. Ia pun terserang dan tak kuasa menahan kantuk. Tidur, tak lama kemudian ia terbangun dan mendapati kedua tangannya terikat. 

 2.         Teras Pertanyaan, untuk merangsang rasa ingin tahu pembaca
Contoh :
       Kapan HMJF didirikan sebenarnya ? tahun 1988, 1989,atau 1995 ? sulit menjawabnya. Namun kita bisa mengetahui kapan HMJF diidirikan dengan membuka lembaran lama sejarah HMJF serta melalui narasumber-narasumber terpercaya.
3.         Teras Kutipan, kutipan pepatah, ayat-ayat  al-quran, ucapan, atau pendapat orang terkenal tapi tetap berkaitan dengan tema feature.
Contoh :
     “sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga mereka mengubah nasib mereka sendiri”
4.    Teras ringkasan, menyimpulkan isi tulisan (inti cerita)
       Contoh :
            Berawal dari coba-coba, Ahmad akhirnya menjadi pengusaha sukses dengan ratusan karyawannya.
5.    Teras sapaan, yakni menyapa pembaca
       Contoh :
            Anda termasuk orang yang sulit tidur ?
            Pernahkah anda memperhatikan cara anda berjalan ?

·         Beberapa jenis penutup sebuah feature :
1.      Penutup menyimpulkan, meringkas apa yang telah diuraikan dan mengarah ke lead
2.      Penutup klimaks, biasanya dipakai dalam feature yang ditulis secara kronologis

**hub@hub@.. ^_^

Jangan Membuat "Lupus" Marah,..


BAGAIMANA MENCEGAH KEKAMBUHAN PADA LUPUS
C Singgih Wahono, BP Putra Suryana, Kusworini Handono, Handono Kalim

Odapus yang sudah mendapat pengobatan yang rutin dari dobter, dan juga sudah berusaha mentaati anjuran dobter, badang-badang masih saja dapat bambuh penyabit Lupusnya (Lupus flare). Kebambuhan (flare) Lupus adalah keadaan dimana gejala-gejala penyakit Lupus menjadi memburuk (memberat) dan merupakan tanda bahwa terjadi peningkatan aktivitas Lupus. Banyab faktor yang menyebabkan Lupus kambuh, dan jika ada gejala-gejala bekambuhan, secepatnya anda kontab dokter anda.

Tanda-Tanda Kekambuhan Lupus
1.      Cepat merasa lelah/ capek
2.      Demam
3.      Bertambahnya rasa nyeri
4.      Timbul atau bertambahnya ruam (kemerahan pada kulit)
5.      Gangguan lambung
6.      Nyeri kepala atau pusing (nggliyeng)
7.      Timbul gejala yang belum pernah dirasakan sebelumnya

Apa yang Mencetuskan Kekambuhan?
Kekambuhan Lupus dapat dicetusban oleh satu atau lebih faktor yang disebutkan di bawah ini:
1.        Aktivitas fisik yang berlebihan atau istirahat yang kurang
2.        Stres (banyak pikiran) atau krisis emosional
3.        Terkena sinar matahari atau sinar ultraviolet
4.        Infeksi
5.        Cedera atau operasi
6.        Kehamilan atau saat setelah melahirkan (nifas)
7.        Obat-obat untuk Lupus yang tiba-tiba distop
8.        Hipersensrtif atau alergi terhadap bahan yang dipakai untuk kulit, misalnya cat rambut, make lip. salep/ brim untuk kulit.
9.        Obat-obatan yang bisa dibeli di toko,  misalnya sirup obat batuk dan pencahar (pelancar buang air besar)

Tindakan-Tindakan Apa yang Dapat Anda Lakukan untuk Mencegah Kekambuhan Lupus?
1.        Pelajari  tanda-tanda  kekambuhan, dan  jika  anda  merasa  ada  tanda kekambuhan, segera kontak dokter.
2.        Selalu menjaga kesehatan anda. Kunjungi dokter secara teratur, meskipun anda merasa sehat.
3.        Harus cukup waktu tidur dan istirahat.
4.        Cobalah untuk mengurangi stres. Jika ada masalah, bicarakanlah dengan orang terdekat, atau dengan teman baik, teman-teman di perhimpunan parahita, atau dokter anda.
5.        Olahraga secukupnya, saat anda merasa sehat.
6.        Makan makanan yang sehat dan segar.
7.        Kurangi paparan sinar matahari/ ultra violet.
8.        Kontak dokter segera jika mendapatkan cedera. infeksi atau penyakit/ gejala lain.
9.        Tunda cabut gigi, atau operasi, sampai Lupus anda tenang. Bicarakan dengan dokter.
10.    Untuk menghentikan obat-obat Lupus, harus dibicarakan dulu sebelumnya dengan dokter yang merawat anda.
11.    Ji,a mau beli obat-obatan yang di to,o, bonta, dulu do,ter anda.
12.    Jika mau memakai salep/ krim atau bedak untuk kulit yang dibeli sendiri, harus dicobakan dulu dioles di kulit daun telinga bagian belakang atau di permukaan lengan bawah. Jika kemudian kulit tersebut. Memerah, gatal atau nyeri, maka salep/krim atau bedak tersebut TIDAK BOLEH digunakan.
13.    Jika mau merencanakan kehamilan, harus berdiskusi dengan dokter anda. Biasanya seorang odapus wanita boleh hamil bila Lupusnya sudah tenang minimal 6 bulan.
14.    Jika anda pergi be dokter yang belum tahu bahwa anda adalah penyandang Lupus, maka anda harus memberitahukannya.
15.    Kalau mau imunisasi, sebaiknya minta nasihat dulu dokter anda.

*hub@hub@... Omen ^_^